Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Vol. 1, No. 1, February 2024, page: 1-6
E-ISSN: 3047-2474
Naskah dikirim: 2/11/2023 – Selesai revisi: 24/12/2023 – Disetujui: 2/01/2024 – Diterbitkan: 1/02/2024
1
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 CC BY-SA International License.
Peran Mahasiswa Dalam Melatih Kreativitas Anak Melalui
Lomba Melukis Patung
Khikmatul Qudsiyah, Danang Prasetyo, Tri Suyud Nusanto
Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia
e-mail: khikmatulqudsiyah@gmail.com, danangprasetyo@stipram.ac.id,
trisuyudnusanto@stipram.ac.id
Abstrak
Mahasiswa dapat mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dan
membantu masyarakat desa dalam mengembangkan desa khususnya desa wisata
untuk menjadi daya tarik wisata berkembang dan berdampak pada perekonomian
masyarakat. Di sisi lain, desa wisata perlu memiliki peran akademisi melibatkan
mahasiswa dalam upaya memaksimalkan potensi wisatanya. Sekolah Tinggi
Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta setiap tahunnya menyelenggarakan kegiatan
Kuliah Kerja Nyata yang dikoordinir oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian
kepada Masyarakat (LPPM). Tujuan penulisan artikel ini adalah sebagai penjabaran
hasil yang didapat dari melaksanakan program kerja kuliah kerja nyata di Dusun
Dayakan. Metode kegiatan yang digunakan adalah pengamatan langsung
dilapangan dan diskusi kepada sasaran target program kerja individu yaitu anak-
anak. Serta menggunakan metode pendampingan untuk proses pelaksanaan lomba
melukis patung pada acara lomba 17 Agustus. Hasil yang didapatkan adalah
masyarakat dan pengelola desa mengapresiasi dan mendapatkan bahwa hasil
kegiatan mahasiswa sangat berperan dalam membantu pengembangan Desa Wisata
Watu Ledhek. Kesimpulan yang dihasilkan adalah, mahasiswa dapat berperan
dalam membantu masyarakat dan pengelola desa mengembangkan potensi wisata
sehingga dapat menjawab kebutuhan sebuah desa wisata.
Kata Kunci: Kegiatan pengabdian masyarakat, Desa Wisata Watu Ledhek, Dusun
Dayakan.
Abstract
Students can take part in community service activities (PkM) and assist village communities
in developing villages, especially tourist villages, to become a developing tourist attraction
and have an impact on the community's economy. On the other hand, tourist villages need to
have an academic role involving students in an effort to maximize their tourism potential.
Ambarrukmo Yogyakarta College of Tourism annually organizes community service
activities coordinated by the Institute for Research and Community Service (LPPM). The
purpose of writing this article is to describe the results obtained from carrying out a real work
program in Dayakan Hamlet. The activity method used is direct observation in the field and
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Vol. 1, No. 1, February 2024, page: 1-6
E-ISSN: 3047-2474 (online) 2
https://kurniajurnal.com/index.php/kurnia-mengabdi
discussion to the target of the individual work program, namely children. And using the
mentoring method for the process of implementing the sculpture painting competition at the
August 17 competition event. The results obtained are that the community and village
managers appreciate and find that the results of student activities are very instrumental in
helping the development of Watu Ledhek Tourism Village. The resulting conclusion is that
students can play a role in helping the community and village managers develop tourism
potential so that it can answer the needs of a tourist village.
Keywords: Community service activities, Watu Ledhek Tourism Village, Dayakan Hamlet.
Pendahuluan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat
yang dipimpin mahasiswa sebagai wujud filantropi perguruan tinggi. (Permana dan
Aristoteles, 2017). Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta setiap
tahunnya menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang dikoordinir oleh
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Kegiatan KKN
bertujuan untuk membantu mahasiswa belajar dari masyarakat serta memberikan
kesempatan kepada mereka untuk berkontribusi kepada masyarakat. Sebagaimana
Muwisnawangsa & Aristoteles (2017), dan Budimansyah, et. al (2010) kegiatan KKN
merupakan sebuah kesempatan bagi mahasiswa mengaplikasikan iptek, dan
menurut Anwas (2011), KKN merupakan bentuk partisipasi mahasiswa dalam
kegiatan pengabdian masyarakat. Dengan demikian, siswa dapat mengabdi kepada
masyarakat dengan menerapkan apa yang telah mereka pelajari di kelas.
Selama menjalankan kegiatan KKN-PPM di Dusun Dayakan, terdapat beberapa
kekurangan dalam prosesnya yang disebabkan oleh sejumlah permasalah tertentu
yang dapat teridentifikasi. Adapun permasalah yang ditemui selama KKN,
diantaranya yaitu:
1. Masyarakat mengetahui contoh Desa Wisata secara umum dan sadar wisata
namun belum dapat melaksanakan.
Masyarakat dusun dayakan sadar akan potensi wisata yang dimiliki
oleh Dusun Dayakan, namun karena belum adanya pembinaan untuk
masyarakat dari pihak pemerintah dan kesibukan pekerjaan masayarakat saat
ini menyebabkan masyarakat belum terlibat aktif dalam kegiatan pariwisata.
Hal ini turut menyebabkan minimnya masyarakat yang sadar wisata.
2. Organisasi POKDARWIS yang belum semua anggotanya aktif.
Dusun Dayakan dengan potensi Desa Wisata Watu Ledhek telah
memiliki organisasi sadar wisata. POKDARWIS desa wisata watu ledhek
memiliki banyak anggota, namun belum semua anggota aktif dalam
mengembangkan pariwisata. Hal ini terjadi karena banyak anggota yang
belum menaruh seluruh hatinya untuk pariwisata. Dapat dihitung hanyak
beberapa orang yang dapat dikatakan totalitas dalam perannya.
3. Minimnya antusias masyarakat untuk mengembangkan pariwisata.
Kepedulian masyarakat untuk mengembangkan desa ke arah Desa
Wisata sangat minim, disebabkan masyarakat yang tidak sepenuhnya yakin
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Vol. 1, No. 1, February 2024, page: 1-6
E-ISSN: 3047-2474 (online) 3
https://kurniajurnal.com/index.php/kurnia-mengabdi
akan keberhasilan hasil dan kurangnya dana untuk proses mengembangkan
desa wisata.
4. Kurangnya SDM profesional dalam bidang pariwisata.
Sumber daya manusia yang saat ini dimiliki oleh Dusun Dayakan
belum mengantongi sertifikat professional dari lembaga serifikasi formal.
Banyak SDM yang ada hanya mengandalkan anggota POKDARWIS. Belum
adanya pelatihan ini meyebabkan SDM yang ada belum siap dalam
menghadapi persaingan yang ketat dengan kompetitor.
Permasalahan yang di sebutkan diatas adalah salah satu kendala dalam proses
pelaksanaan KKN-PPM. Namun dari permasalahan tersebut, terdapat beberapa
solusi atau kegiatan yang telah dilakukan yang diharapkan mampu mengurangi dan
mengatasinya, diantaranya yaitu:
1. Mengajak pemuda dan POKDARWIS untuk melakukan revitalisasi terhadap
fasilitas desa wisata watu ledhek.
Kegiatan ini berlangsung selama beberapa kali secara bertahap dengan
melakukan pembersihan dan penataan ulang tata ruang dan lokasi outbond.
2. Memberikan sosialisasi pentingnya digital marketing dalam manajemen
pariwisata
Sosialisasi digital marketing bertujuan mengajarkan kepada masyarakat
pengaruh sosial media dan website dalam manajemen pariwisata. Dalam hal
ini penyediaan ide menarik yang kreatif dan segar menjadi poin penting serta
website yang menjadi main body dari digital marketing.
3. Mengadakan talkshow dengan tujuan membuka pola pikir masyakarakat
tentang pariwisata.
Talkshow yang diselanggarakan dengan tema SDM yang Berjudul
Bincang Desa Wisata: Penguatan Sumber Daya Manusia Desa Wisata Watu
Ledhek, memberikan kesempatan bagi audiens dan narasumber pembicara
untuk melakukan diskusi mengenai apa saja yang perlu di bahas baik itu
masalah, keraguan, dan ilmu yang perlu di temukan penyelesaikan masalah.
Metode
Metode kegiatan yang digunakan adalah pengamatan langsung dilapangan
dan diskusi kepada sasaran target program kerja individu yaitu anak-anak. serta
menggunakan metode pendampingan untuk proses pelaksanaan lomba melukis
patung pada acara lomba 17 Agustus 2023.
Gambar.1 Tahap Pelaksanaan Lomba
Observasi
Pengambilan
keputusan
Persiapan
lomba
Pelaksanaan
lomba
Pengumuman
pemenang
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Vol. 1, No. 1, February 2024, page: 1-6
E-ISSN: 3047-2474 (online) 4
https://kurniajurnal.com/index.php/kurnia-mengabdi
Dalam prosesnya penulis melalui beberapa tahapan. Tahap pertama penulis
melakukan observasi terhadap minat anak-anak dalam melukis atau mewarnai,
dalam tahap ini penulis juga sempat melakukan Tanya jawab bersama anak-anak
setempat yang dekat dengan posko. Setelah itu penulis memutuskan untuk
mengajukan ide lomba melukis patung dalam rangka perayaan 17 Agustus, di tahap
kedua ini penulis mengambil keputusan. Selanjutnya pada tahap ketiga penulis
mulai mempersiapkan bahan dan alat apa saja yng dibutuhkan untuk lomba melukis
patung. Tahap keempat adalah tahap pelaksanaan lomba melukis patung untuk
anak-anak dan yang terakhir tahap kelima yaitu tahap pengumuman pemenang
lomba dan pembagian hadiah lomba sebagai bagian dari acara puncak dari lomba 17
Agustus.
Hasil dan Pembahasan
Dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Pariwisata
Ambarrukmo tahun 2023, terdapat dua Proker (program kerja) yaitu proker
kelompok dan proker individu serta ada proker pendamping dari lingkungan KKN.
Program Kerja Individu merupakan proker yang harus dimiliki oleh individu
anggota kelompok KKN dan anggota tersebut sebagai penanggung jawab proker.
Namun dalam pelaksanaannya boleh melibatkan anggota- anggota dalam kelompok.
Penulis memiliki proker individu berupa lomba melukis patung saat acara lomba 17
agustus yang diadakan di Dusun Dayakan oleh pemuda setempat, disini penulis
memberikan usulan ide mengenai lomba untuk kategori anak-anak yaitu lomba
melukis patung.
Terhitung dalam proses perencanaan lomba ini penulis turut berkoordinasi
dengan pemuda setempat mengenai teknis lomba dan acara. Lomba melukis yang
penulis adakan mendapat antusias yang baik oleh anak-anak terbukti dari banyak
anak anak yang ikut lomba ini. Penulis butuh dua hari untuk mempersiapkan lomba
ini, mulai dari membeli alat dan bahan, mendata peserta lomba, membeli hadiah
untuk pememang lomba dan lain-lain. Dalam pelaksanaannya penulis dibatu oleh
rekan-rekan anggota kelompok.
Lomba dalam rangka merayakan 17 agustus 2023 di mulai dari tanggal 6-15
agustus dengan serangkaian lomba untuk anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak.
Picture 2: Pengumuman Pemenang
Lomba Dan Pembagian Hadiah
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Vol. 1, No. 1, February 2024, page: 1-6
E-ISSN: 3047-2474 (online) 5
https://kurniajurnal.com/index.php/kurnia-mengabdi
Lomba yang penulis adakan masuk dalam kategori anak-anak yang dilaksanakan
pada tanggal 13 agustus pukul 09.00 WIB. Lomba di ikuti oleh 20 anak dengan
masing-masing anak mendapatkan alat dan media lukis acak. Pemilihan media lukis
penulis sesuaikan dengan tingkatan sekolah peserta (paud dan sd). Media lukis yang
penulis gunakan adalah patung karakter yang terbuat dari clay/gypsum. Dalam satu
set media lukis sudah dilengkapi dengan alat lukis berupa cat air, kuas dan wadah
cat air. Tujuan penulis mengambil lomba melukis sebagai bagian dari proker
individu adalah untuk melatih kreativitas anak dalam berimajinasi untuk
menentukan warna. Lomba lukis yang penulis selenggarakan sukses mendapat
antusias yang baik dengan banyaknya anak yang mengikuti lomba ini. Dalam
mempersiapkan lomba melukis ini penulis juga turut mengeluarkan dana untuk
menyediakan kebutuhan yang diperlukan. Dana yang dikeluarkan untuk membeli
kebutuhan lomba merupakaan dana pribadi penulis. Pengalokasian dana tersebut
terinci dalam tabel di bawah ini:
Table 1: Rincian pengalokasian dana
No
Nama Barang
Jumlah
Harga
Total Harga
1
Set melukis patung
20 buah
Rp. 3.000
Rp. 60.000
2
Plastik bening
1 buah
Rp. 7.000
Rp. 7.000
3
Set alat tulis
3 buah
Rp. 3.000
Rp. 9.000
4
Tumbler
1 buah
Rp. 4.000
Rp. 4.000
5
Bungkus kado
1 buah
Rp. 2.000
Rp. 2.000
6
kardus
3 buah
Rp. 1.000
Rp. 3.000
7
Label nama
1 buah
Rp. 7.000
Rp. 7.000
Total
Rp. 92.000
Simpulan dan Rekomendasi
Kami sadari bahwa serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh TIM
KKN STIPRAM Yogyakarta di posko Dusun Dayakan, Sardonoharjo, Kecamatan
Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta terutama penulis, belum dapat
memberikan kontribusi secara optimal kepada masyarakat Dusun Dayakan. Itu
semua dikarenakan adanya keterbatasan internal maupun eksternal yang belum
dapat penulis atasi. Meskipun demikian, bukan berarti bahwa penulis kali ini telah
gagal melakukan tugasnya. Namun setidaknya penulis telah mencoba memberikan
yang terbaik, dan mengambil pelajaran dari masyarakat.
KKN merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang selalu
dibutuhkan masyarakat. Hal ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang
memperoleh modal awal untuk ikut serta dalam masyarakat dan masyarakat dapat
langsung merasakan manfaatnya. Pemahaman menyeluruh terhadap karakter,
budaya, dan kondisi sosial masyarakat tempat program pengabdian masyarakat
berlangsung sangat penting, sebagai bagian dari upaya percepatan adaptasi dan
sosialisasi. Program KKN yang efektif adalah program yang bersentuhan langsung
dengan masyarakat dan sesuai dengan kondisi yang ada sehingga masyarakat
akhirnya dapat merasakan hasil dari program tersebut.
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Vol. 1, No. 1, February 2024, page: 1-6
E-ISSN: 3047-2474 (online) 6
https://kurniajurnal.com/index.php/kurnia-mengabdi
Dalam kesempatan ini penulis melaksanakan program yang kaitanya erat
dengan anak-anak, dimana program ini di harapkan dapat meningkatkan kreativitas
anak. Program kerja individu yang penulis pilih adalah lomba melukis patung yang
diadakan bertepatan dengan perayaan 17 Agustus 2023 di Dusun Dayakan. Hasil
yang penulis dapat setelah melakukan proker ini, penulis menemukan bahwa masih
banyak anak-anak yang ragu akan bakat nya. Mereka yang awalnya ragu menjadi
berani untuk ikut setelah di beri dorongan. Penulis menemukan ada rasa gengsi
dalam diri anak-anak terutama anak laki-laki untuk ikut lomba melukis patung,
namun setelah mereka mencobanya, penulis menemukan ternyata mereka merasa
senang dan antusias dalam mengekspresikan emosi mereka lewat torehan warna
yang ada kedalam patung.
Dapat disimpulkan bahwa kehidupan kelompok KKN 22 di Dusun Dayakan
telah banyak melahirkan pengalaman dan pembelajaran berharga tentang
perbedaan gaya hidup masyarakat Dusun Dayakan yang sedikit berbeda dengan
gaya hidup di kota-kota besar. Serta cara pandang masyarakat untuk berkembang ke
arah masyarakat yang lebih baik dan memperkuat solidaritas saudara sebangsa.
Dengan bimbingan DPL, melakukan pemetaan dan survey langsung di lapangan,
berinteraksi dan melibatkan masyarakat, tokoh adat, dan perangkat desa, mahasiswa
mampu menyusun dan melaksanakan program yang bermanfaat bagi
perkembangan sebuah desa wisata. Program KKN membutuhkan dukungan
masyarakat dan pemegang kebijakan agar dapat terwujud dengan baik dan
berkesinambungan.
Daftar Pustaka
Anwas, O.M. 2011. Kuliah Kerja Nyata Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga sebagai Model
Pengabdian Masyarakat di Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan dan
Kebudayaan, 17 (5): 565-575, (online),
(http://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/article/view/49/46)
, diakses 25 Agustus 2023.
Budimansyah, D, Ruyadi, Y, dan Rusmana, N. 2010. Model Pendidikan Karakter di
Perguruan Tinggi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Muwisnawangsa, V. R., & Aristoteles. 2017. Analisis Pengelompokan Mahasiswa KKN
Berdasarkan Kriteria Jenis Kelamin, Fakultas dan Sekolah. Jurnal Komputasi, 5 (1):
1-7, (online),
(https://jurnal.fmipa.unila.ac.id/index.php/komputasi/article/view/1410/1
219), diakses 25 Agustus 2023.
Permana, D.H., Aristoteles. 2017. Pengembangan Sistem Pelaporan Kegiatan KKN
Berbasis Android. Jurnal Komputasi, 5 (1): 8-16, (online),
(https://jurnal.fmipa.unila.ac.id/index.php/komputasi/article/view/1402/1
220), diakses 25 Agustus 2023.