PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
56
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap Minat
Kunjungan Wisatawan Pantai Menganti di Kabupaten
Kebumen
Fajar Subeny
a,1
, Ayu Cahyaning Utami
b,2
a
Program Studi Pariwisata Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
b
Mahasiswa, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
*
fajarsubeni@stipram.ac.id
INFO ARTIKEL
ABSTRAK
Sejarah Artikel:
Diterima: 29 Maret 2025
Direvisi: 24 April 2025
Disetujui: 25 Mei 2025
Tersedia Daring: 1 Juni 2025
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelusuri pengaruh faktor-faktor tertentu
terhadap keputusan wisatawan dalam memilih Pantai Menganti sebagai destinasi
liburan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyelami pengaruh promosi yang
dilakukan melalui media sosial serta kualitas fasilitas terhadap minat pengunjung
untuk menikmati keindahan Pantai Menganti di Kabupaten Kebumen. Mengetahui
sejauh mana pengaruh promosi di media sosial dan kualitas fasilitas di pantai
Menganti terhadap minat para wisatawan untuk berkunjung ke destinasi pantai
tersebut. Dalam penelitian ini, dipilihlah metode penelitian kuantitatif yang
melibatkan Teknik pengumpulan data yang beragam, seperti penggunaan kuesioner
kepada pengunjung Pantai Menganti, wawancara dengan pengelola, observasi
langsung oleh peneliti, serta pemanfaatan studi literatur yang telah dilakukan
sebelumnya. Dalam penelitian ini, kami mengambil contoh dari 100 individu untuk
mewakili populasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik deskriptif
untuk menggambarkan karakteristik objek yang diteliti melalui sampel dan
populasinya. Melakukan analisis regresi untuk menyelidiki pengaruh antara satu
variabel dengan lainnya, juga dikenal sebagai analisis faktor. Penelitian ini telah
memperluas wawasan kita mengenai elemen-elemen yang memengaruhi minat para
wisatawan dalam menjelajahi destinasi pantai. Selain itu, penelitian ini juga
memberikan rekomendasi kepada pihak yang terlibat untuk meningkatkan strategi
promosi di media sosial serta fasilitas Pantai Menganti guna menarik lebih banyak
pengunjung.
Kata Kunci:
Pariwisata
Promosi
Sosial Media
Fasilitas
ABSTRACT
Keywords:
Tourism
Promotion
Social Media
Facilities
The aim of this research is to explore the influence of certain factors on tourists' decisions
in choosing Menganti Beach as their holiday destination. This research aims to explore
the influence of promotions carried out through social media and the quality of facilities
on visitors' interest in enjoying the beauty of Menganti Beach in Kebumen Regency. To
find out the extent of the influence of promotions on social media and the quality of
facilities at Menganti beach on tourists' interest in visiting this beach destination. In this
research, a quantitative research method was chosen which involved various data
collection techniques, such as the use of questionnaires for visitors to Menganti Beach,
interviews with managers, direct observation by researchers, as well as the use of
literature studies that had been carried out previously. In this study, we took a sample of
100 individuals to represent the population. Data analysis was carried out using
descriptive statistical methods to describe the characteristics of the objects studied
through the sample and population. Carrying out regression analysis to investigate the
influence of one variable on another, also known as factor analysis. This research has
broadened our insight into the elements that influence tourists' interest in exploring
beach destinations. Apart from that, this research also provides recommendations to the
parties involved to improve promotional strategies on social media and Menganti Beach
facilities to attract more visitors.
©2025, Fajar Subeni, Ayu Cahyaning Utami
This is an open access article under CC BY-SA license
457
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
57
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
1.
Pendahuluan
Industri pariwisata semakin meningkat, kemudahan dalam penyebaran akses informasi
yang memudahkan dalam menuju objek-objek wisata baru. Sebagai trend baru di era milenial
mereka tidak hanya menghabiskan uang untuk bergaya namun disaat ini liburan dan berwisata
menjadi konsumsi yang lebih besar, sehingga mendatangi tempat wisata baru yang ditampilkan
dalam bentuk foto maupun video merupakan sesuatuyang dicari sebelum mendatangi objek
wisata. Sektor pariwisata memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan pajak, menarik
investasi asing, dan menciptakan lapangan kerja baru (Zainuri et al., 2021). Atraksi dalam konsep
pariwisata bisa disebut dengan daya tarik wisata. Atraksi dalam sebuah tempat wisata
diklasifikasikan menjadi 3 yaitu: sesuatu yang bisa dilihat, sesuatu yang bisa dilakukan, dan
sesutau yang bisa dibeli (Rif’an dkk, 2023).
Media sosial memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan industri pariwisata hal
ini memungkinkan destinasi wisata untuk mempromosikan diri mereka kepada audiens yang
lebih luas dan beragam. Perkembangan teknologi telah mengubah media menjadi alat yang
diciptakan oleh industri, sehingga kita mengenal istilah “dunia dalam genggaman”. Alasan media
menjadi alat yang paling utama dalam Masyarakat mendapatkan informasi yang sesuai
dikarenakan dengan adanya kemudahan dalam komunikasi. (Marta & Havifi, 2019). Selain
promosi, ketersediaan dan kualitas fasilitas di destinasi wisata juga dapat memengaruhi minat
wisatawan. Fasilitas seperti penginapan, restoran, toilet, tempat parkir, dan sarana rekreasi bisa
menjadi faktor penentu dalam keputusan wisatawan untuk mengunjungi suatu destinasi.
Bangunan yang berada diluar fasilitas yang utama guna memenuhi keperluan dan kebutuhan para
pengunjung ketika di lokasi wisata disebut dengan fasilitas (IH Listyawati, 2020). Empat dimensi
yang digunakan untuk melihat dan menilai fasilitas tersebut, yaitu kelengkapan fasilitas dan
kebersihan fasilitas yang disediakan. dan kebersihan fasilitas yang telah dipersiapkan, keadaan
dan pengoperasian fasilitas yang dipersiapkan serta mempermudah penggunaan fasilitas yang
tersedia (Sinaga et al., 2020). Untuk menunjang para pengunjung yang akan menuju ke objek
wisata tentunya diperlukan akses yang memadai. Menurut Irawati dan Rif’an (2023) Jejaring
aksesibilitas kawasan meliputi jalan utama yang menghubungkan daya tarik wisata serta jejaring
jalan di dalam masing-masing kawasan.
Kebumen merupakan kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.
Kabupaten ini mempunyai banyak atraksi wisata yang mencakup berbagai macam seperti alam,
budaya, sejarah, dan kuliner. Kebumen terkenal dengan keindahan alamnya. Kabupaten ini
memiliki pantai-pantai yang indah seperti Pantai Ayah, Pantai Karang Bolong, dan Pantai
Menganti yang menawarkan pasir putih, menikmati sunset dari atas tebing, dan berselancar.
Selain itu kabupaten ini kaya akan budaya yang unik, Salah satu contohnya adalah Pagelaran
Wayang Kulit Purwa yang masih dilestarikan dan tampil di berbagai acara budaya. Kearifan lokal
juga tercermin dalam kerajinan tangan seperti tenun troso dan batik Kebumen. Pantai Menganti
telah menjadi tujuan wisata yang menarik bagi wisatawan yang mencari tempat yang indah dan
tenang untuk bersantai. Keindahannya yang alami dan upaya untuk memajukan pariwisata di
daerah tersebut menjadikannya salah satu pantai terpopuler di wilayah Jawa Tengah, dan terus
menarik minat wisatawan dari berbagai latar belakang. Dengan ini, penting sekali mengetahui
458
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
58
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
dan memahami apa saja yang akan menjadi faktor minat wisatawan untuk memilih Menganti
sebagai tujuan wisata mereka. Pantai Menganti kini menjadi salah satu tujuan bagi pendatang
yang mencari keindahan alam pantai. Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu seberapa
besar pengaruh media sosial dan fasilitas terhadap minat wisatawan untuk mengunjungi Objek
wisata Pantai Menganti di Kabupaten Kebumen. Dan bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh
mana melalui media sosial dan kualitas fasilitas di destinasi pantai Menganti memengaruhi minat
wisatawan untuk mengunjungi pantai tersebut.
2.
Metode
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan selanjutnya dianalisis dengan analisis
deskriptif. Metode penelitian kuantitatif akan memungkinkan untuk mengukur pengaruh promosi
media sosial dan fasilitas secara lebih rinci dan dengan pendekatan statistik. Penelitian ini
dilaksanakan di objek wisata Pantai Menganti yang berada di Desa Karangduwur, Kecamatan
Ayah, Kabupaten Kebumen dan akan dilakukan pada rentang waktu Desember 2023 -Januari
2024. Dalam penelitian ini sampel yang penulis tentukan berasal dari pengelola, wisatawan,
pedagang dan masyarakat sekitar Objek Wisata Pantai Menganti dengan responden sebesar 100
orang. Probability sampling yang digunakan yaitu teknik random sampling. Pengumpulan data
dalam penelitian ini menggunakan data primer yang didapat melalui kuesioner, wawancara,
observasi. Selain itu menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi literatur.
3.
Hasil dan Pembahasan
Deskripsi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Analisis pertama yang dilakukan adalah mengenai karakteristik wisatawan. Karakteristik
responden bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang karakteristik populasi yang diteliti
(Subeni dan Rif’an, 2022)
1. Deskripsi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 1. Karakteristik Wisatawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis Kelamin
Jumlah
Laki Laki
48
Perempuan
52
Total
100
Sumber: Olah Data, 2023
Berdasarkan tabel deskripsi responden di atas terlihat bahwa jenis kelamin perempuan
paling mendominasi dalam penelitian ini yaitu sebesar 52 atau 52%, sedangkan jenis kelamin
laki-laki sebesar 48 atau 48%.
Deskripsi Responden Berdasarkan Usia Tabel 2 Karakteristik Wisatawan Berdasarkan Usia
Tabel 2. Karakteristik Wisatawan Usia
No
Usia
Jumlah
Presentase (%)
1
< 17 Tahun
17
17 %
2
18 24 Tahun
69
69 %
3
25 30 Tahun
12
12 %
459
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
59
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
4
>31 Tahun
2
2 %
Total
100
100 %
Sumber: Olah Data, 2023
Diketahui dari tabel diatas, jumlah responden dengan usia 18-24 Tahun paling
mendominasi dengan total jumlah sebanyak 69 atau 69 % dan diikuti dengan usia <17 tahun
sebanyak 17 atau 17 % , Usia 25 -30 Tahun dengan jumlah 12 atau 12 % dan usia >31 tahun
sebanyak 2 orang atau 2% dari responden yang ada.
2. Deskripsi Responden Berdasarkan Motivasi Berwisata
Tabel 3 Karakteristik Wisatawan Berdasarkan Motivasi Berwisata
No
Motivasi Berwisata
Frekuensi
Presentase (%)
1
Rekreasi
82
82 %
2
Belajar
9
9 %
3
Bekerja
6
6 %
4
Mencari Pengalaman Baru
26
26 %
5
Refreshing
4
4 %
Total
127
127 %
Sumber: Olah Data, 2023
Dari tabel distribusi responden berdasarkan motivasi berwisata diketahui motivasi yang
paling mendominasi yaitu Berekreasi dengan jumlah sebanyak 82 atau 82 % dan Mencari
pengalaman baru dengan jumlah 26 atau 26 %.
3. Deskripsi Responden Berdasarkan Pekerjaan
Tabel 4 Karakteristik Wisatawan Berdasarkan Pekerjaan
No
Pekerjaan
Frekuensi
Presentase (%)
1
Pelajar/ Mahasiswa
56
56%
2
Wirausahawan
12
12%
3
Karyawan Swasta
25
25%
4
Pegawai Negeri (ASN)
2
2%
5
PMI Korea
1
1%
6
Freelancer
3
3%
7
Security
1
1%
Total
100
100%
Sumber: Olah Data, 2023
Tabel tabulasi data responden berdasarkan pekerjaan didominasi oleh pelajar/ mahasiswa
sebanyak 56 responden dan selanjutnya karyawan swasta sebanyak 25 responden, wirausahawan
sebanyak 12 responden, freelancer sebanyak 3 responden, Pegawai Negeri (ASN) sebanyak 2
responden, PMI Korea sebanyak 1 responden dan security dengan jumlah 1 responden.
Uji Statistik Deskriptif
Statistik deskriptif ialah suatu metode analisis statistik yang memberikan gambaran
lengkap tentang sifat-sifat setiap variabel penelitian, baik berupa mean (rata-rata), nilai paling
460
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
60
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
besar, dan nilai paling kecil. Dalam penulisan penelitian ini, membahas tentang analisis statistik
deskriptif, khususnya untuk data yang mengikuti distribusi normal.
Tabel 5 Hasil Uji Deskriptif
N
Min
Max
Mean
Std.
Deviation
X1
100
20
35
30,83
3,613
X2
100
19
40
32,43
5,157
Y
100
17
30
25,19
3,469
Valid N
(listwise)
100
Sumber: Olah Data, 2023
Berdasarkan Hasil Uji deskriptif diatas, maka sebaran data yang diperoleh peneliti dapat
dijelaskan sebagai berikut:
1. Variabel promosi pariwisata (X1) dari data tersebut dapat dijelaskan dengan nilai minimal 20.
Nilai maksimumnya adalah 35, nilai meannya adalah 30,83, dan standar deviasinya adalah
3,613.
2. Variabel fasilitas wisata (X2) dari data tersebut dapat dinyatakan mempunyai nilai paling kecil
dengan angka 19 dan nilai paling besar dengan angka 40, nilai rata-rata jumlah fasilitas 32,
43, dan standar deviasi 5.157.
3. Variabel minat pengunjung (Y) dari data tersebut mempunyai nilai paling kecil yaitu 17, nilai
paling besar yaitu 30, nilai rata-rata sebesar 25.19, dan standar deviasi dengan angka 3.469
Uji Validitas
Validitas dapat dikonfirmasi dengan mengukur skor atau korelasi antara pertanyaan
kuesioner dan variabel yang relevan. Ini dapat diuji keberartian statistiknya dengan
membandingkan korelasi yang sudah dihitung (R-hitung) dengan nilai korelasi dalam tabel (R-
tabel). Jika hubungan antara setiap item (R- hitung) lebih tinggi daripada hubungan yang
diharapkan (R-tabel), maka item tersebut dianggap sah.
Tabel 6 Hasil Uji Validitas
Pernyataan
R-
hitung
R-
tabel
Keterangan
X1.1
0,656
0,361
Valid
X1.2
0,753
0,361
Valid
Sumber: Hasil olah data SPSS
Dari tabel diatas terlihat nilai r hitung masing-masing elemen lebih besar dari r tabel (0,361)
dan dapat disimpulkan bahwa seluruh indikator ketiga variabel X1, X2 dan Y adalah valid.
Uji Reliabilitas
Untuk melakukan pengujian reliabilitas, penting guna mengetahui seberapa konsisten
instrumen pengukuran atau kuesioner dalam mengukur variabel yang relevan. Koefisien alfa
Cronbach (α) adalah alat yang sering digunakan dalam analisis statistik untuk menilai reliabilitas.
461
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
61
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
Sebuah variabel dianggap dapat dipercaya jika koefisien Cronbach alpha-nya melebihi 0,60
(lebih dari 0,60).
Tabel 9 Hasil Uji Reliabilitas
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
N of Items
0.942
21
Sumber: Olah Data, 2023
Nilai Croanbach alpha untuk setiap variabel di atas melebihi 0,60 (α > 0,60), seperti yang
ditunjukkan dalam data di atas. Oleh karena itu, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa
variabel yang bertuliskan X dan Y dapat dianggap reliabel.
Uji Asumsi Klasik
1. Uji Normalitas
Untuk mengetahui apakah dua variabel dalam suatu model regresi (baik variabel terikat maupun
bebas) mengikuti distribusi normal, dapat dilakukan uji normalitas. Jika kedua variabel
berdistribusi normal atau mendekati normal maka bisa dikatakan bahwa model regresi tersebut
dikatakan baik.
Tabel 10 Hasil Uji Normalitas
Unstandardized
Residual
N
100
Normal Parameters
a,b
Mean
.0000000
Std.
Deviation
1.84560385
Most Extreme
Differences
Absolute
.078
Positive
.049
Negative
-.078
Test Statistic
.078
Asymp. Sig. (2-tailed)
.133
c
Sumber: Hasil olah data, 2023
Menurut data yang tertera pada tabel di atas, terlihat bahwa terdapat nilai signifikansi pada
bagian tabel (Asymp.' Sig. Nilai dua arah sebesar 0,133 lebih tinggi daripada standar α (0,05).
Keputusan telah diambil bahwa data pada variabel penelitian ini memiliki distribusi yang
normal.
2. Uji Multikolinearitas
Tabel 11 Hasil Uji Multikolinearitas
Variabel
Tolerance
VIF
Kriteria
X1
0,611
1,637
Tidak terjadi Multikolinearitas
X2
0,611
1,637
Tidak terjadi Multikolinearitas
Sumber: Hasil olah data, 2023
462
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
62
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
Berdasarkan tabel diatas nilai toleransi 0,611 lebih besar dari 0,10 dan nilai VIF 1,637 kurang
dari 10 sehingga tidak terjadi multikolinearitas pada data yang ada.
3. Uji Heteroskedastisitas
Gambar 1. Hasil Uji Heteroskedastisitas
Sumber: Olah data, 2023
Dilihat dari gambar Normal Scatterplot diatas, penyebaran titik secara tidak beraturan dan tidak
berpola diatas 0, sehingga dapat disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini mengikuti
distribusi normal.
Analisis Regresi Linier Berganda
Tabel 12 Hasil Uji t
Sumber: Hasil olah data SPSS
Dari perhitungan tersebut, kita bisa melihat bahwa nilai t-hitung X1 menghasilkan angka
5,987 dan X2 menghasilkan angka 7,589, kedua nilai tersebut lebih tinggi daripada nilai t-tabel
(dengan derajat kebebasan = 98, yaitu 1,984 pada tingkat signifikansi 5%). Di samping itu, nilai
signifikansi (Sig) menunjukkan angka yang sangat kecil, yaitu kurang dari 0.001, melebihi
ambang batas signifikansi yang ditetapkan sebesar 0,05. Dengan begitu, hipotesis alternatif (H1)
dinyatakan valid. Temuan menunjukkan bahwa minat kunjungan para wisatawan dipengaruhi
secara besar oleh pengaruh positif dari media sosial dan kualitas fasilitas. Karena itulah, uji
hipotesis membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media
sosial dan kualitas fasilitas terhadap minat para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Menganti.
Unstandardized
Coefficients
Standardized
Coefficients
t
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
1.499
1.627
.921
.359
X1
.397
.066
.414
5.987
.000
X2
.353
.046
.524
7.589
.000
463
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
63
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
Pengaruh Media Sosial terhadap Minat
Kunjungan
Wisatawan Pantai Menganti di
Kabupaten Kebumen
Dari analisis ditemukan bahwa nilai t yang tinggi sebesar 5,987 jauh melebihi nilai kritis 1,984,
dengan tingkat signifikansi (Sig) <0,001. Hal ini menegaskan bahwa variabel media sosial
memiliki dampak positif yang signifikan terhadap minat pengunjung Pantai Menganti Kabupaten
Kebumen. Maka, kesimpulan dari penelitian adalah hipotesis H1. Penelitian yang
diselenggarakan oleh Muh et al dengan judul penelitian untuk tahun 2023 adalah "Dampak
Promosi Facebook dan Fasilitas Wisata pada Ketertarikan Wisatawan Mengunjungi Wisata
Mangrove di Desa Salubiro, Karossa". Penelitian ini mengungkapkan bahwa promosi melalui
media sosial sangat efektif dalam meningkatkan minat pengunjung untuk mengunjungi Wisata
Mangrove Wai Tumbur di Desa Salubiro, Karossa.
Pengaruh Fasilitas Terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Pantai Menganti Di
Kabupaten Kebumen
Dari pengujian t, ditemukan bahwa nilai t mencapai 7,589, melebihi angka kritis 1,984, sementara
nilai signifikansi (Sig) <0,001. Hal ini membuktikan bahwa fasilitas memiliki pengaruh yang
kuat dan positif terhadap minat pengunjung Pantai Menganti Kabupaten Kebumen. Maka,
disepakati bahwa hipotesis riset yang diterima adalah H2. Menurut penelitian terbaru yang
dilakukan oleh Nugrahaningsih (2020) mengenai "Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap
Minat Pengunjung dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Moderasi di Wisata Hutan Mangrove,
Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara," disimpulkan bahwa fasilitas memainkan peran penting dalam
menarik minat pengunjung di tempat wisata tersebut.
Pengaruh
Media Sosial Dan Fasilitas Terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Pantai
Menganti Di Kabupaten Kebumen
Dari temuan uji F yang dilakukan secara bersamaan, terungkap bahwa keberadaan media sosial
dan fasilitas secara signifikan mempengaruhi minat pengunjung untuk mengunjungi Pantai
Menganti di Kabupaten Kebumen secara bersamaan. Hasil perhitungan f menyentuh angka
fantastis 122,850, jauh melampaui angka f tabel sebesar 3,090187 pada tingkat signifikansi 5%,
dengan nilai signifikansi yang telah ditetapkan sebesar 0,05. Jadi, kita dapatmengonfirmasi
bahwa hipotesis penelitian H3 telah terbukti benar. Penemuan ini didukung oleh penelitian terkini
dari para ahli Charli & Putri (2021), yang menunjukkan bahwa promosi melalui media sosial,
kemudahan akses ke tempat wisata, dan citra positif destinasi wisata memiliki dampak besar
terhadap minat para turis untuk menjelajahi keindahan Pulau Mandeh.
4.
Kesimpulan
Media sosial memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan industri pariwisata hal
ini memungkinkan destinasi wisata untuk mempromosikan diri mereka yang lebih luas dan
beragam. Selain promosi, ketersediaan dan kualitas fasilitas di destinasi wisata juga dapat
memengaruhi minat wisatawan. Fasilitas seperti penginapan, restoran, toilet, tempat parkir, dan
sarana rekreasi bisa menjadi faktor penentu dalam keputusan wisatawan untuk mengunjungi
suatu destinasi. Penelitian yang dilakukan di Objek Wisata Pantai Menganti Kabupaten
Kebumen ini dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan diuji dengan
464
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
64
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
menggunakan SPSS. Pada uji validitas kuesioner diketahui bahwa terdapat 21 pertanyaan dan
keseluruhan dari pertanyaan tersebut valid sehingga kuesioner yang diajukan memenuhi kriteria
yaitu nilai r-hitung< r-tabel. Dari analisis data dan pembahasan yang dilakukan, dapat
disimpulkan bahwa hipotesis pertama (H1) kita dapat diterima, yang menyatakan bahwa media
sosial memiliki pengaruh positif terhadap minat wisatawan untuk berkunjung ke Pantai
Menganti, hasil perhitungan nilai t- hitung X1 sebesar 5,987 juga turut mendukung
kesimpulan ini. Menggunakan fasilitas yang baik adalah kunci utama dalam menarik perhatian
wisatawan untuk mengunjungi Pantai Menganti. Hal ini terbukti dari fakta bahwa pengaruh
fasilitas terhadap minat kunjungan wisatawan mencapai angka yang signifikan, yaitu sebesar
7,589. Oleh karena itu, hipotesis kedua (H2) dapat disetujui. Secara bersamaan, keberadaan
media sosial dan kemudahan akses memainkan peran penting dalam mendorong minat para
wisatawan berkunjung. Ini dibuktikan dengan tingkat signifikansi kurang dari 0,05, yakni 0,000.
Media sosial dan fasilitas memiliki peranan yang sangat besar dalam menarik perhatian para
wisatawan untuk berkunjung. Hal ini terbukti memiliki dampak yang signifikan, yaitu mencapai
0,717 atau setara dengan 71%, sehingga hipotesis ketiga (H3) dapat diterima.
5.
Daftar Pustaka
Afandi, Y. (2019). Gereja dan Pengaruh Teknologi Informasi “Digital Ecclesiology.” Fidei:
Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(2), 270283.
https://doi.org/10.34081/270033
Charli, C. O., & Putri, D. A. (2021). Pengaruh Social Media Marketing, Fasilitas Wisata Dan
Citra Destinasi Wisata Terhadap Minat Wisatawan Berkunjung. Jurnal Ekobistek, 9(2),
4048. https://doi.org/10.35134/ekobistek.v9i2.7 5
Irawati, Novi dan Rif’an, Achmad Andi. 2023. Mitigasi Bencana Wilayah Pesisir Kawasan
Wisata Pantai Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Bandung: CV WIDINA MEDIA
UTAMA.
Listyawati, Indri Hastuti. (2020). Pengaruh Fasilitas Wisata, Citra Destinasi, dan Kepuasan
Terhadap Loyalitas Wisatawan. Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi, 2020 -
jurnal.amaypk.ac.id. VI(2), 3544.
Marta, R., & Havifi, I. (2019). Peran Media Sosial dalam Mempromosikan Pariwisata
Sumatera Barat (Studi pada Humas Pemprov Sumatera Barat). Jurnal Ranah Komunikasi
(JRK), 3(2), 102112.
http://ranahkomunikasi.fisip.unand.ac.id/i ndex.php/rk/article/view/27
Putu, N., & Sintya Wati, A. (2022). Pengaruh Strategi Promosi dan Fasilitas Pariwisata
terhadap Minat Berkunjung Wisatawan. Jurnal Manajemen, Kewirausahaan dan
Pariwisata, 2(3), 760766.
Rif'an AA, Ferdinandsyah MR, Ramadhani AW, Agatha DS, Bryliandita FA, Dinar MF. 2023.
Identifikasi Faktor yang Mempengaruhi Pengembangan Daya Tarik Wisata Pantai
Cemarasewu di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Volume 17
Nomor 1, 37-46
465
PANUNTUN (Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif)
Vol. 2, No. 2, Juni 2025, page: 56-65
E-ISSN: 3047-2288
65
Fajar Subeni et.al (Pengaruh Media Sosial dan Fasilitas Terhadap....)
Sari, A. N., & Suyuthie, H. (2022). Pengaruh Fasilitas Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan
di Objek Wisata Pulau Angso Duo Pariaman. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 1130
1134. https://jptam.org/index.php/jptam/article/ view/3029
Sinaga, O. S., Candra, V., & Putri, D. E. (2020). Peran Fasilitas Dan Harga Untuk Mendorong
Minat Berkunjung Dalam Situasi Covid 19 (Studi Pada Taman Hewan Kota Pematang
Siantar. Prosiding Seminar Nasional & Call fo Paper Manajemen, Ekonomi dan
Akuntansi. https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.p hp/senmea/article/view/285
Subeni, Fajar dan Rif’an, Achmad Andi. 2022. Strategi Pengelolaan Pantai Parangtritis sebagai
Daya Tarik Wisata Alam Di Kabupaten Bantul Pada Era New Normal. Jurnal Pringgitan
Volume 3 Nomor 1, hal 1-13
Zainuri, Z., Priyono, T. H., & Varazizah, A. (2021). Dampak Pariwisata Terhadap Tingkat
Kemiskinan di Lima Negara ASEAN. E-Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 8(2),
138. https://doi.org/10.19184/ejeba.v8i2.2677 1